Ketika seorang lelaki memutuskan
untuk menikahi seorang perempuan, yang paling diinginkan adalah ketentraman.
Soal kecantikan dan kecerdasan, sudah tidak lagi menjadi kebangaan. Buat apa
cantik dan pintar, kalau tiap hari ngajak bertengkar!
Cantik dan pintar itu penting,
tapi tidak menjadi skala prioritas. Karena, kehidupan yang diinginkan seorang
lelaki dalam pernikahan, adalah kehidupan yang damai, tenang, dan tentram.
Sehingga seorang lelaki lebih damai tinggal di rumah dan tidak suka keluyuran. Dia
dibuat kenyang oleh makanan sehat yang dimasak istrinya sendiri, dan betah di
rumah karena senyum istrinya yang ramah.
Keindahan perempuan itu, tidak
hanya yang bersifat fisik, tetapi juga psikis. Yang memiliki sikap anggun dan
bijaksana. Keanggunan dalam sikap, dan kebijaksanaan pikiran. Sehingga tidak
hanya membuat lelaki jatuh cinta, tapi juga menaruh hormat padanya.
Perempuan yang sungguh baik,
adalah yang menjadikan suaminya bersyukur karena telah menikahinya, yang mampu
mengubah kegelisahan menjadi ketentraman, yang menjadikan rumah sederhana
terasa tinggal di surga, yang menggantikan risau dan galau menjadi kelembutan
rindu. Dan yang membuat suami bahagia dan bersyukur sepanjang waktu.
Cintamu adalah cinta yang
membantu lelakimu bertumbuh secara emosional, mental dan spiritual. Karena
sekuat dan sehebat apapun lelaki, dia butuh penopang yang menguatkan, dan bisa
menjadi sandaran yang menentramkan.
Apabila lelakimu curha atau
mencurahkan sesuatu dalam pikirannya kepadamu, yang paling dibutuhkan hanyalah
didengarkan. Karenanya, tahanlah dirimu agar bisa tenang dan diam
mendengarkannya, dan hindari memberikan nasihat apapun yang ingin kau berikan.
Jika lelakimu diikat dengan
ketat, dia akan memberontak karena tak tahan. Jika dibebaskan secara lepas, dia
akan terbang. Oleh karena itu berilah lelakimu kesadaran bahwa kau mencintainya
tanpa usaha mengekangnya, maka dia akan belajar setia.
Saat melihat dirimu menangis
sesekali, lelakimu akan merasakan debar sayang dalam hati. Tetapi ketika
melihat dirimu selalu menangis setiap hari, lelakimu akan merasa frustasi dan
ingin bunuh diri.
Bukalah jendela kamarmu agar
kesegaran udara pagi merasuki kehidupanmu, dan ucapkanlah selamat pagi pada
hidupmu yang baru. Tersenyumlah seperti mentari pagi yang menyapamu dengan
mesra.
Tidakkah kau sadari bahwa setiap pagi lelakimu selalu menantimu? Setiap pagi dia mengulurkan tangannya untuk kau sambut dengan hatimu, karena itu sambutlah dia sekarang dengan hatimu yang indah dan membahagiakan.
Tidakkah kau sadari bahwa setiap pagi lelakimu selalu menantimu? Setiap pagi dia mengulurkan tangannya untuk kau sambut dengan hatimu, karena itu sambutlah dia sekarang dengan hatimu yang indah dan membahagiakan.
Dari Lelakimu…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar